Ketika sekolah Eri akan melakukan pentas seni atau pensi,Eri
ingin sekali menjadi panitia,namun sayang Eri tidak diijinkan menjadi
panitia,karna muka nya tidak memenuhi syarat dan ketentuan menjadi panitia,tapi
Eri tidak mudah menyerah,Eri rela menjadi panitia bagian apapun asal dia bisa
jadi panitia pensi,karna kasihan,jijik dan iba melihat Eri,akhirnya Eri
diangkat menjadi panitia bagian persampahan,jadi dia kerja nya diem ditempat
sampah,Eri pun menyetujuinya,dengan senang hati.
Ketika acara dimulai jam 9 pagi,Eri sudah ada di sekolah jam
2 shubuh,karna tidak sabar melihat pensi sekolah nya itu,tapi sayang Eri
ketiduran,karna seminggu sebelum pensi Eri tidak sama sekali tidur,Eri ketiduran
dikelas nya sampe pensi nya selsai,Eri pun marah keteman nya karna tidak ada
yang membangunkan nya,tapi teman nya menyangka kalo yang tiduran disampah itu
adalah gundukan sampah.
Setahun kemudian,lebih tepatnya lagi setahun setelah
anisa keluar dari cherybele ,Eri menjadi
ketua pensi di sekolahnya,Eri sangat menyeleksi siapa saja yang akan menjadi
anggotanya,tes yang harus dilakukan jika ingin menjadi anggota panitia oleh Eri
adalah,yaitu:
1.rajin sholat 5 waktu
2.nilai mata pelajaran harus dibawah 5
3.sering minum susu langsung dari sapinya
4.tidak memiliki pacar
5.bisa cepat move on
6.memiliki kaki dan tangan sama- sama dua.
Karna per-syaratan begitu susah,apalagi syarat no 5 ,tidak
ada yang ingin menjadi anggota,Eri pun bingung,dan memutar otak nya
itu,walaupun Eri sebenernya tidak memiliki otak,karna Eri tidak mau pensi nya
gagal,Eri pun hanya bekerja seorang diri.
Setelah perlengkapan pensi telah ada,tidak ada yang
menonton,bahkan semut satu pun,jadi yang menonton dan bintang tamu pensi
sekolah itu pun hanya Eri seorang.
DEMIKIAN………..
ninggalin jejak
BalasHapushotel di puncak bogor