Minggu, 16 Maret 2014

ERI dan PENSI

Ketika sekolah Eri akan melakukan pentas seni atau pensi,Eri ingin sekali menjadi panitia,namun sayang Eri tidak diijinkan menjadi panitia,karna muka nya tidak memenuhi syarat dan ketentuan menjadi panitia,tapi Eri tidak mudah menyerah,Eri rela menjadi panitia bagian apapun asal dia bisa jadi panitia pensi,karna kasihan,jijik dan iba melihat Eri,akhirnya Eri diangkat menjadi panitia bagian persampahan,jadi dia kerja nya diem ditempat sampah,Eri pun menyetujuinya,dengan senang hati.
Ketika acara dimulai jam 9 pagi,Eri sudah ada di sekolah jam 2 shubuh,karna tidak sabar melihat pensi sekolah nya itu,tapi sayang Eri ketiduran,karna  seminggu sebelum pensi  Eri tidak sama sekali tidur,Eri ketiduran dikelas nya sampe pensi nya selsai,Eri pun marah keteman nya karna tidak ada yang membangunkan nya,tapi teman nya menyangka kalo yang tiduran disampah itu adalah gundukan sampah.
Setahun kemudian,lebih tepatnya lagi setahun setelah anisa  keluar dari cherybele ,Eri menjadi ketua pensi di sekolahnya,Eri sangat menyeleksi siapa saja yang akan menjadi anggotanya,tes yang harus dilakukan jika ingin menjadi anggota panitia oleh Eri adalah,yaitu:
1.rajin sholat 5 waktu
2.nilai mata pelajaran harus dibawah 5
3.sering minum susu langsung dari sapinya
4.tidak memiliki pacar
5.bisa cepat move on
6.memiliki kaki dan tangan sama- sama dua.
Karna per-syaratan begitu susah,apalagi syarat no 5 ,tidak ada yang ingin menjadi anggota,Eri pun bingung,dan memutar otak nya itu,walaupun Eri sebenernya tidak memiliki otak,karna Eri tidak mau pensi nya gagal,Eri pun hanya bekerja seorang diri.
Setelah perlengkapan pensi telah ada,tidak ada yang menonton,bahkan semut satu pun,jadi yang menonton dan bintang tamu pensi sekolah itu pun hanya Eri seorang.

DEMIKIAN………..

1 komentar: