Sabtu, 31 Agustus 2013

KISAH ERI 7 (ERI DAN TUMPENG)

Cerita selanjutnya masih tetap tentang seorang anak manusia bernama Eri,bukan karna Eri orang hebat atau pintar,tapi karna dia bego nya udah gak ketolongan lagi.banyak orang beranggapan kalo Eri itu alien yang menyamar jadi manusia,tapi mau bagaimanapun muka alien sama Eri itu masih sereman Eri kemana mana.
Tidak seperti biasanya Eri tidak masuk sekolah sudah 9 bulan,biasanya dia rajin sekali sekolah,walapun temen nya selalu menjauhi dia,malahan dulu sampe ada yang iseng iseng membakar nya.Kepala sekolah pun bingun mencari Eri dimana,beliau takut kalo Eri sengaja tidak sekolah karna uang spp nya di pake buat nyewa ps 1.
“eh temen temen kalian liat Eri gak?”ujar Heris.
“gak”semua orang menjawab dengan nada semangat 17 agustus 45.
Karna kita semua bingun tentang keberadaan Eri dimana,kami pun mendatangi rumah nya,kami takut kehilangan Eri,karna dia cuma satu satu nya orang yang rela ditumbalin.
Sesampai nya dirumah Eri,saya dan teman teman bingung mau memanggil Eri bagaimana,saya takut kalo Eri itu memiliki keperibadian ganda,jadi dia di sekolah sebagai lelaki tapi dirumah dia menjadi seorang pria yang berkerudung.
“Eriiiiiiiiiii”dengan nada sangat keras.
Tapi tidak ada juga yang membukakan pintu,setelah kita memanggil nama Eri sampe 7 hari,baru lah keluar muka yang sudah tidak asing lagi buat kami,ternyata  dia adalah Raffi ahmad,kami pun teriak histeris,tapi lama kelamaan muka itu pun luntur dan berubah menjadi muka Eri.
Kami pun pulang dengan perasaan kecewa,karna tidak sempat berfoto bareng dengan muka Raffi ahmad.
Eri pun kembali sekolah lagi keesokan hari nya,tidak lupa kepala sekolah pun memberi tumpeng dan memeluk Eri dengan mengatakan”harga tumpeng 200 ribu,terus spp sekarang naik menjadi 300 ribu”
Karna Eri tidak punya uang sebanyak itu,akhir nya dia tidak masuk sekolah selama bulan puasa karna dia menjual tumpeng,dan dia sekarang telah sukses menjual tumpeng dan telah berhasil mendapatkan penghargaan dari salah satu kota kecil di zimbawe.
Namun sayang karna harga BBM naik.Eri pun gulung tikar,karna dia tidak sanggup membeli bensin solar buat pesawat pribadinya,dan pesawat nya dia jual dengan memakai sistem kiloan,karna Eri gak mau rugi.

Eri pun akhirnya menjadi anak sekolah lagi,dan dia selalu di buly lagi oleh warga sekolah kami,tidak lupa juga kami selalu meminta dibuatkan tumpeng oleh Eri.

0 komentar:

Posting Komentar